Pep Guardiola

LITERASI-ONLINE.COM - Banyak sosok penting di dunia, dari berbagagai latar belakang profesi, yang terus menyuarakan dukungan untuk Palestina.

Dari dunia olahraga, salah satu sosok penting yang aktif mengecam kekejaman Israel di Palestina adalah Josep Guardiola Sala.

Pria yang akrab disapa Pep Guardiola ini adalah mantan pemain timnas Spanyol yang kemudian menjadi pelatih ternama.

Pep Guardiola sukses bersama klub top Barcelona, Bayern Muenchen dan terakhir Manchester City.

Dalam pernyataan terbarunya, Pep Guardiola tegas mengutuk tindakan Israel di Gaza, Palestina dan pembatasan bantuan kemanusiaan.

Pernyataan itu disampaikan pria berusia 55 tahun ini melalui yang dirilis United Nations Relief and Works Agency for Palestine (UNRWA), belum lama ini. 

Dalam video berdurasi lebih dari tiga menit itu, Pep Guardiola mengajak dunia untuk terus memberikan dukungan kepada Palestina serta menyalurkan bantuan melalui lembaga UNRWA.

Mantan pemain Barcelona, AS Roma dan Brescia ini mengaku prihatin pada penderitaan warga sipil, terutama anak-anak, akibat perang di Gaza.  

Pep Guardiola juga tegas menyebut operasi militer Israel di wilayah Gaza, Palestina, sebagai "genosida". 

"Ini bukan sekadar kematian. Ini adalah orang-orang yang dibunuh. Mereka bukan sekadar angka. Mereka adalah nyawa yang memiliki nama, wajah, keluarga, mimpi, dan kenangan," katanya. 

Dalam pernyataannya, Pep Guardiola beberapa kali menunjukkan keprihatinannya saat anak-anak menjadi korban dari serangan militer Israel. 

"Mereka bukan korban sampingan. Mereka adalah anak perempuan dan laki-laki," katanya.  


Baca juga