LITERASI-ONLINE.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, Kota London, Inggris, Jumat (16/10/2026) waktu setempat.Anies Baswedan menerima penghargaan ini setelah dinominasikan tahun 2025 lalu.Anies Baswedan dinominasikan oleh Alastair King yang ketika itu menjabat Lord Mayor of London bersama Gregory Jones KC.Nominasi itu kemudian disetujui Court of Common Council pada Juni 2025 hingga akhirnya diterima Anies Baswedan pada Oktober 2026.Anies Baswedan kini sejajar dengan beberapa tokoh dunia yang pernah menerima penghargaan serupa.Antara lain Neslon Mandela, Winston Churchill, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, J.K. Rowling, dan penyanyi Ed Sheeran.Nelson Mandela adalah pejuang anti apartheid yang kemudian menjadi Presiden Afrika Selatan (Afsel).Sedangkan Lee Kuan Yew adalah PM Singapura periode 1959–1990.Lee Kuan Yew disebut-sebut sebagai "bapak Singapura modern."Sebab, selama kepemimpinannya, ia mampu membawa Singapura menjadi negara maju dan modern.Freedom of the City of London merupakan tradisi sipil yang tercatat sejak 1237. Pada awalnya, status Freedom of the City of London berkaitan dengan hak warga merdeka untuk berdagang di Kota London, Inggris. Kini, penghargaan atau status Freedom of the City of London diberikan kepada tokoh yang dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik. Dalam keterangannya, Anies Baswedan menyebut penghargaan itu sebagai peluang untuk memperluas kerja sama Indonesia dan Inggris melalui hubungan antarkota.“Saya ingin memperlakukan Freedom ini sebagai pintu, bukan piala," jelas Anies Baswedan dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).Ia ingin memanfaatkan penghargaan itu untuk membuka kesempatan kolaborasi bagi masyarakat Indonesia, termasuk wali kota, insinyur, guru, dan anak muda. Ia juga ingin mempertemukan lebih banyak pihak dari London dan Jakarta melalui hubungan antarkota.“Persahabatan Inggris dan Indonesia sudah tua. Persahabatan antarkota kita masih muda, dan justru itulah yang paling besar ruang tumbuhnya," katanya. Di level internasional, Anies Baswedan pernah menjabat Wakil Ketua C40 Cities, jaringan kota-kota besar dunia untuk aksi iklim.Ia juga tercatat sebagai anggota dewan Asia Research Centre di University of Oxford sejak 2023. (*)