Pep Guardiola

"Ketika kita berhenti menyebut sesuatu dengan namanya, ketika kita menerima bahasa yang menyembunyikan rasa sakit, kita mulai kehilangan kemanusiaan kita," tambahnya.

Ia menyatakan, sudah sepantasnya penderitaan warga Gaza, Palestina, terutama anak-anak segera diakhiri.

"Hidup mereka sama pentingnya dengan hidup kita. Penderitaan mereka bukanlah hal asing bagi kita," katanya.

Di bagian lain pernyataannya, Pep Guardiola menilai pemerintah Israel menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas banyaknya kematian dan pembatasan pengiriman bantuan kemanusiaan. 

Ia juga mengajak dunia terus  memberikan dukungan dan menyuarakan Palestina. 

"Solidaritas pada Palestina tidak boleh berhenti," katanya. 

Pep Guardiola mengingatkan, memilih diam atau mengabaikan isu penderitaan warga Palestina sama saja dengan berpihak pada zionisme. 

Karena itu, Pep Guardiola mengajak dunia mendukung perjuangan UNRWA agar dapat terus memberikan bantuan kepada warga Palestina yang paling membutuhkan. (*)



Baca juga