KPK
Dua wakil rektor yang dimaksud adalah Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unsoed.Dalam menjalankan tugasnya, Rektor Unsoed didampingi empat wakil rektor (WR).Penerimaan MabaKPK mengungkapkan, OTT Rektor Unsoed berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru (maba) di Unsoed.Antara lain penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran (FK). "Terkait dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam penerimaan mahasiswa baru," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (21/8).KPK sangat menyayangkan dugaan korupsi ini terjadi di lingkungan pendidikan. Menurut Budi Prasetyo, proses penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi bagian dari tahapan pendidikan yang mengedepankan nilai dan karakter. "KPK menyayangkan terjadinya dugaan korupsi di ruang-ruang pendidikan. Ruang yang seharusnya tidak sekadar diisi dengan pembelajaran ilmu pengetahuan, tetapi juga penanaman nilai dan karakter," kata Budi Prasetyo. Ia menilai dugaan transaksi itu menjadi persoalan serius, karena terjadi sejak seseorang berupaya masuk ke perguruan tinggi. Sebab, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa.KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang ditamgkap. Dalam OTT ini, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. (*)
Baca juga