ilustrasi sekolah kedinasan

LITERASI-ONLINE.COM - Kabar baik bagi lulusan SMA sederajat yang ingin mendaftar sekolah kedinasan tahun 2026. 

Tahun ini, pemerintah membuka dua sekolah kedinasan baru.

Tambahan dua sekolah kedinasan baru membuat peluang lolos bagi pendaftar bertambah besar.

Sekolah kedinasan banyak diminati karena banyak keuntungannya, terutama kuliah gratis, tinggal asrama, dan jaminan jadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah lulus kuliah.   

Tahun 2025 lalu, pendaftaran sekolah kedinasan terbuka untuk 29 sekolah dari tujuh kementerian. 

Tahun ini bertambah 2 sekolah kedinasan, sehingga totalnya menjadi 31 sekolah.

Pendaftaran dibuka secara serentak melalui satu portal seleksi sekolah kedinasan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Jika mengacu tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran atau seleksi mahasiswa baru (maba) sekolah kedinasan dibuka antara bulan Mei-Juni. 

2 Sekolah Kedinasan Baru 

Dua sekolah kedinasan baru 2026 ini merupakan "pecahan" dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

Tahun 2024 lalu, Kemenkumham melebur dua sekolah kedinasan yang sudah ada, yakni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim).

Dua politeknik ini dilebur menjadi Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). 

Tujuan peleburan dua kampus ini untuk meningkatkan efisiensi dan mengintegrasikan pendidikan vokasi di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan. 

Namun, di era Presiden Prabowo, pemerintah memecah Kemenkumham menjadi tiga kementerian. 

Yakni Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. 

Saat ini, kewenangan Poltekpin dikelola oleh Kementerian Hukum RI. 


Baca juga