Ratusan pelayat memadati rumah duka pembalap nasional Ahwin Sanjaya di Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Senin (15/12/2025) malam Wita. Dari Palopo, jenazah diantar ke Masamba, Luwu Utara, untuk dimakamkan. (foto: tribun-timur.com)
Ia bahkan mampu menembus level internasional. Puncak kariernya ketika tampil di Asia Road Racing Championship (ARRC), kejuaraan balap motor paling bergengsi di Asia, mulai tahun 2017. Di pentas ARRC, Ahwin Sanjaya pernah menempati posisi runner-up kelas Asia Production 250 (AP250). Ia sudah menjajal sirkuit di negara-negara Asia. Di level nasional, Awhin Sanjaya juga mencatat beberapa prestasi membanggakan. Antara lain mempersembahkan medali emas bagi kontingen Sulsel di PON Papua 2021.Ia juga pernah menjadi juara Motorprix kelas MP2 pada 2016.MP2 merupakan salah satu kompetisi road race paling bergengsi di Indonesia. Dalam balapan terakhirnya, Awhin Sanjaya membela tim SWR Tuan Muda Catam Solid R22 Racetech BKRT Chans Racing di Grand Final Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 di Zabaq National Circuit, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi. Awhin Sanjaya mengalami kecelakaan di ajang ini dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan medis. (*)
Baca juga