Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam WIB. (Foto; Liputan 6).
Ardito sempat mengabdi di Puskesmas Seputih Surabaya (2010–2011) dan Puskesmas Rumbia, Lampung Tengah.Di bidang pemerintahan, ia pernah menjabat Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (Kabid P2PL) Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada 2014–2016. Tahun 2020, Ardito menjajal dunia politik praktis. Ardito menjadi calon wakil bupati dalam Pilkada Lampung Tengah 2020 bersama Musa Ahmad. Hasilnya, pasangan Musa-Ardito menang dengan raihan 323.064 suara. Unggul dari dua pasangan lainnya.Pada Pilkada Lampung Tengah 2024, Ardito maju sebagai calon bupati berpasangan I Komang Suheri. Ardito-Komang menang, mengungguli bupati petahana Musa Ahmad yang berpasangan Ahsan As'ad.Ardito kemudian dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Harta Kekayaan Rp 12,8 Miliar Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2024 yang disampaikan pada April 2025, Ardito tercatat memiliki total kekayaan Rp 12,8 miliar. Asetnya berupa lima bidang tanah dan bangunan di Lampung Tengah senilai Rp 12 miliar. Ardito juga melaporkan memiliki dua unit mobil yakni Toyota Fortuner dan Honda CR-V, serta satu motor Suzuki dengan total nilai Rp 705 juta. Sedangkan kas dan setara kasnya sebesar Rp 117 juta. (*)
Baca juga