Pembunuhan Kirk merupakan yang terbaru, setelah sebelumnya terjadi serangkaian serangan terhadap tokoh politik AS.“Ini adalah hari yang kelam bagi negara kita," kata Gubernur Spencer Cox pada konferensi pers. Kehadiran Kirk di Utah dalam rangka acara “American Comeback Tour” yang direncanakan di sejumlah universitas di AS.Kirk memanfaatkan momen ini untuk mengundang siswa atau mahasiswa peserta acara untuk berdebat dengannya secara langsung mengenai berbagai topik.Ironisnya, dalam sesi dialog atau debat di Utah, salah satu topik yang ditanyakan peserta adalah tren penembakan massal di AS. Pada Pilpres AS 2024 lalu, Kirk dan kelompok yang didirikannya, Turning Point USA, banyak berperan mendorong dukungan pemilih muda kepada Donald Trump. Trump memuji kemampuan Kirk memobilisasi pemilih muda dan pemilih kulit berwarna untuk mendukung kampanyenya.Kirk memiliki 5,3 juta pengikut di X (dulu Twitter).Ia menjadi pembawa acara podcast dan program radio populer, "The Charlie Kirk Show." Kirk merupakan bagian dari ekosistem influencer konservatif pendukung Donald Trump. Kirk sering menyerang media-media yang mengkritik kebijakan Trump. (*)