Polisi melakukan pengamanan dan evakuasi korban penembakan di sebuah sekolah di Kota Graz, Austria. (Foto: AFP)

LITERASI-ONLINE.COM - Penembakan yang menewaskan 11 orang di lingkungan sekolah menengah atas (SMA) di Kota Graz pada Selasa (10/6/2025), mengguncang publik dan pemerintah Austria.

Sebab, Austria selama ini masuk daftar negara teraman di dunia.

Dalam daftar 5 negara teraman di dunia versi Global Peace Index (GPI), Austria di urutan ketiga di bawah Islandia dan Irlandia. 

Austria terkenal dengan tingkat kejahatan yang rendah.

Menurut warga, tragedi berdarah itu terjadi karena mereka tidak siap sebab selama ini semuanya aman-aman saja. 

Total 11 orang tewas dalam insiden di sekolah Kota Graz itu, termasuk pelaku yang diduga bunuh diri setelah beraksi.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai pria berusia 21 tahun, merupakan mantan siswa di sekolah itu.

Menurut Menteri Dalam Negeri Austria, Gerhard Karner, enam korban penembakkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Terdiri atas 3 laki-laki dan 3 perempuan.

Baca: Perseteruan Makin Panas, Presiden AS Donald Trump Setuju Gubernur California Ditangkap

Tidak lama berselang, Rumah Sakit Graz mengonfirmasi total 10 orang tewas dari lingkungan sekolah sebagai korban penembakan itu.

Belasan orang lainnya dilaporkan menderita luka, beberapa di antaranya mengalami luka serius.

Dalam konferensi pers, Gerhard Karner mengungkapkan, pelaku penembakan adalah mantan siswa Dreierschützengasse yang tidak lulus.

Tapi, belum diketahui dengan jelas motif pelaku melakukan aksi sadis di bekas sekolahnya itu. 


Baca juga