Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Dr M Ishaq Iskandar pada grand opening Rumah Sakit (RS) Unismuh, Senin (29/7/2024).

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Direktur Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar (RS Unismuh) Prof Syarifuddin Wahid mengisahkan proses perjuangan panjang hingga bisa menggelar acara Grand Opening.

Hal itu ia sampaikan dalam Grand Opening RS Unismuh yang digelar di Ruang Lobby RS Unismuh, Jl. Tun Abd Razak Kabupaten Gowa, Senin, 29 Juli 2024.

Syarifuddin Wahid mengawali laporannya dengan memberikan apresiasi kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Asuransi Jasa Raharja yang telah bersedia menandatangani kerja sama dengan rumah sakit tersebut.

Dosen Spesialis Patologi Anatomi itu juga menyebut beberapa lembaga yang berperan besar dalam pendirian rumah sakit Unismuh, antara lain Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Palang Merah Indonesia (PMI) dan Failitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), khususnya Puskesmas yang ada di Kabupaten Gowa.

Direktur RS Unismuh itu juga mengapresiasi kerja keras segenap tim rumah sakit, mulai dari perizinan rumah sakit hingga dapat meraih akreditasi paripurna dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARSI).

“Kami harus menyelesaikan 700 SOP, dan alhamdulillah izin operasional sudah keluar April 2023. Setelah itu, Pak Rektor menambah tenaga sebanyak 48 orang, hingga kita bisa soft opening pada November 2023,” ujarnya.

Namun, Syarifuddin menyebut, meskipun sudah beroperasi sejak November, tapi pihaknya masih kesulitan mencari pasien, karena belum bekerjasama dengan BPJS.

“Apalagi di Gowa ini hampir semua penduduknya telah tercover dengan BPJS,” pungkasnya.

Oleh karena itu, RS Unismuh mulai mengurus akreditasi di Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia (LARSI). 

“Pada bulan Mei 2024, LARSI menyatakan rumah sakit kita terakreditasi Paripurna. Oleh karena itu saya minta ke semua teman-teman jangan bikin malu LARSI, yang telah mengeluarkan akreditasi paripurna bagi kita,” pungkas Syarifuddin.

Setelah meraih akreditasi LARSI, RS Unismuh mulai menjajaki kerja sama dengan BPJS. 

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah bisa tanda tangan dengan BPJS,” katanya.

Keunggulan Rumah Sakit Unismuh

Syarifuddin menyebut RS Unismuh akan memiliki dua fungsi nanti. 

Rumah sakit ini akan melayani masyarakat dan menjadi RS Pendidikan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh. 

“Kami mengusung motto ikhlas mengabdi, ramah melayani, dan unggul dalam tindakan,” tambahnya

Daya tampung RS Unismuh mencapai 115 tempat tidur. Jumlah tenaga Kesehatan terdiri dari 38 orang dokter spesialis, 12 dokter umum, 1 dokter spesialis gigi, 33 perawat, 11 bidan, dan 46 tenaga non Kesehatan.

RS PKU Unismuh terdiri dari 7 lantai dengan fasilitas yang lengkap. 

Lantai 1 merupakan ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Didalamnya terdapat 4 ruangan yakni Tindakan Bedah, Observasi Bedah, Resusitasi dan Observasi. 

Di Lantai 2, ada ruang pelayanan umum untuk pendaftaran, informasi maupun rekam medik.

Selain itu ada juga Ruang Radiologi, X-Ray, Pemeriksaan USG dan Laboratorium. 


Baca juga