Warga Israel menggelar demo besar-besaran di Kota Tel Aviv untuk mendesak PM Benjamin Netanyahu menyetujui gencatan senjata agar Hamas membebaskan sandera.

Demo di Amerika

Di Amerika Serikat, polisi San Francisco menangkap 70 demonstran pro-Palestina dengan tuduhan masuk tanpa izin, Senin (3/6/2024). 

Mereka ditangkap setelah memasuki lobi gedung yang menjadi tempat konsulat Israel dan menolak untuk pergi. 

Polisi menggiring para pengunjuk rasa keluar dari gedung satu per satu dan memasukkan mereka ke dalam kendaraan polisi.

Para pengunjuk rasa, yang menentang serbuan Israel ke Gaza, mengatakan  mereka berencana untuk tetap tinggal hingga akhirnya ditangkap polisi. 

Kelompok yang disebut Jaringan Anti-Zionis Yahudi Internasional mengklaim 100 orang telah berpartisipasi dalam protes itu. 

Jaringan tersebut, yang menyatakan bahwa anggotanya adalah orang Yahudi, memasang spanduk seperti, "Melakukan genosida membuat orang Yahudi tidak aman; Tidak atas nama saya!" 

Konsulat Israel mengatakan, mereka tidak begitu terkejut ketika pengunjuk rasa memasuki lobi gedung tempat konsulat berada. 

Pernyataan resmi Israel menyebut para pengunjuk rasa sebagai perusuh pro-Hamas. (*)



Baca juga