Warga Israel menggelar demo besar-besaran di Kota Tel Aviv untuk mendesak PM Benjamin Netanyahu menyetujui gencatan senjata agar Hamas membebaskan sandera.
LITERASI-ONLINE.COM - Demo warga Israel yang mendesak pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu membebaskan sandera yang ditahan Hamas, kembali pecah di Kota Tel Aviv.
Warga yang menggelar unjuk rasa di pusat Kota Tel Aviv menutup jalan raya pada Selasa (4/6/2024).Pengunjuk rasa menghujat Netanyahu yang mereka nilai hanya mementingkan ego dan mengabaikan kemanusiaan.Pendemo mendesak Netanyahu menyetujui gencatan senjata di Gaza, Palestina, sebagai syarat dari Hamas untuk membebaskan warga Israel yang menjadi sandera. Dalam proposal gencatan senjata yang diumumkan Presiden AS Joe Biden, pihak Hamas siap membebaskan sandera.Tapi, Netanyahu bersikeras akan terus menyerang Gaza.Termasuk melakukan serangan membabi buta ke Rafah yang menewaskan banyak pengungsi, terutama wanita dan anak-anak.Sikap keras kepala Netanyahu bukan hanya membuat dunia internasional marah, tapi juga menyulut amarah warga Israel sendiri.“Pemerintah (Netanyahu) ini harus dibubarkan untuk membawa kembali para sandera, dan agar kesepakatan akhirnya terwujud,” kata salah satu pengunjuk rasa bernama Dana Meyuhas, seperti diberitakan Associated Press.Pengunjuk rasa lainnya bernama Yossi Sahlev mengatakan, Netanyahu sama sekali tidak memikirkan nyawa orang lain.Hamas diprediksi menyandera sekitar 250 warga Israel.
Baca juga