LITERASI-ONLINE.COM, UKRAINA - Pemerintah Ukraina menegaskan, tidak terlibat dalam penembakan massal pada konser musik Rusia.
Perkembangan terbaru menyebutkan, jumlah korban tewas bertambah menjadi 60 orang dan korban luka 100 orang.Penembakan massal terjadi di Balai Kota Crocus (wilayah Moskow, Rusia).Sebelumnya, otoritas keamanan Rusia menyebutkan, korban tewas 40 orang. Dalam rekaman video yang beredar luas, sedikitnya 5 orang bersenjata lengkap tampak menembaki penonton secara membabi-buta.Bukan hanya tembakan, juga terjadi ledakan hebat yang membuat gedung arena konser terbakar dan atapnya runtuh. Gedung itu berkapasitas 6.000 penonton. Mereka datang untuk menyaksikan penampilan grup band rock PICNIC.Grup band ini sangat populer di era Uni Soviet.
Baca: Kabar Duka, 40 Penonton Tewas dan 100 Terluka di Arena Konser MusikUni Soviet kemudian runtuh dan pecah menjadi beberapa negara bagian, termasuk Rusia.
"Sama sekali tidak masuk akal jika kami (Ukraina) terlibat," kata Asisten Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak dalam sebuah pernyataan di akun medsos X (dulu Twitter), beberapa jam setelah insiden penembakan pada Jumat (22/3/2023) malam. Ia menegaskan, meski Ukraina sedang berperang melawan Rusia, mereka tidak akan melakukan serangan teroris dan brutal seperti itu.