Tentara Israel di jalur Gaza, Palestina.

LITERASI-ONLINE.COM, ISRAEL - Seorang tentara Israel yang baru pulang dari pertempuran di Jalur Gaza, Palestina, menembaki rekan-rekannya.

Oknum tentara itu awalnya tertidur lelap. Kemudian dia terbangun dan tiba-tiba meraih senjata lalu menembaki rekan-rekannya.

Ia diduga dihantui mimpi buruk setelah menjalani pertempuran dahsyat di Gaza yang justru banyak menewaskan anak-anak dan wanita. Bukan pejuang Hamas.  

Insiden "mimpi buruk" tersebut terjadi di kamp militer di Ashkelon, Israel, sekitar 13 km dari perbatasan Jalur Gaza, belum lama ini.

Karena insiden ini, sejumlah tentara Israel terluka akibat tembakan.

Media Yordania, Khaberni, yang mengutip saluran televisi Israel Channel 12, Rabu (27/12/2023), memberitakan kejadian ini.  

Disebutkan, banyak tentara Israel yang menderita "kondisi psikologis yang sulit" setelah menjalani pertempuran di Gaza.

Setelah berhasil ditenangkan oleh rekan-rekannya, oknum tentara itu kemudian dirujuk untuk mendapat penanganan psikologis.

Media ternama Israel, Haaretz, memberitakan, hingga pekan ini jumlah tentara Israel yang tewas mencapai 498 orang sejak perang lawan Hamas meletus pada 7 Oktober 2023. 

Angka ini merupakan rilis resmi dari pihak militer Israel.

Namun, media ini meyakini, jumlah tentara Israel yang tewas dalam pertempuran darat di Gaza jauh lebih banyak dari data itu.

Sebab, pejuang Hamas jauh lebih menguasai medan pertempuran di Gaza.  


Baca juga