Titan Agung dan Komang Teguh dinyatakan melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 47. Keduanya dihukum larangan bermain enam pertandingan dan denda 1.000 dollar AS (sekitar Rp 14 juta).Muhammad Taufany dinilai melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC pasal 51. Hukumannya berupa larangan bermain enam pertandingan tanpa dijatuhi denda.Untuk ofisial tim, yang mendapat hukuman adalah Tegar Diokta Andias (sekertaris tim), Sahari Gultom (pelatih kiper), Ahmad Nizar Caesara Noor (dokter tim), dan Muhni Tiod Sarnad.Tegar dan Sahari Gultim dihukum tak boleh mendampingi tim selama enam laga dan denda 1.000 dollar AS.Ahmad Nizar dan Muhni Toid dihukum enam pertandingan, tanpa dijatuhi denda.Di kubu timnas Thailand, pemain Soponwit Rakyart dihukum enam laga dan denda 1.000 dollar AS.
Baca: Sidang Komdis PSSI: PSM Makassar Didenda Rp 50 Juta, Dewa United Rp 100 JutaChayapipat Supunpasuch, Purachet Todnasit, dan Thirapak Prueangna dihukum larangan tampil enam laga tanpa denda.
Ofisial tim Thailand yang dihukum adalah Prasobchoke Chokemor, Pattarawut Wongsirphuek, Bamrung Boonprom dan Mayeid Mad-Adam. Hukuman AFC ini menjadi kabar buruk bagi timnas Indonesia, sebab pemain yang dihukum itu sebenarnya berpotensi masuk Tim Merah Putih untuk Piala AFF. (*).