Wiljan Pluim

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - PSM Makassaar mengunci gelar juara Liga 1 2022/2023 setelah menggasak tuan rumah Madura United 3-1 pada pekan ke-32.

Bertanding di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Jumat (31/3/2023) malam WIB, kapten tim PSM Wiljan Pluim menyumbang dua gol alias brace.

Satu gol lainnya dicetak penyerang sayap asal Jepang Kenzo Nambu.

Selain Wiljan Pluim dan Kenzo Nambu, pemain yang bersinar pada laga penuh tekanan di kandang Madura United adalah Yance Sayuri yang memberi dua assist dan kiper Reza Arya. 

Kemenangan di kandang Madura United sangat spesial bagi Wiljan Pluim. 

Bukan hanya sumbangan dua gol yang memastikan tim Ayam Jantan dari Timur juara, tapi kesetiaannya bersama PSM Makassar akhirnya terbayar.

Pemain asal Belanda ini sudah tujuh musim bersama PSM. 

Pemain dan pelatih silih berganti datang di PSM, tapi Wiljan Pluim memilih setia membela tim kebanggaan warga Sulawesi Selatan ini.

Datang ke Kota Makassar pada Agustus 2016, Wiljan Pluim pernah dilatih Robert Rene Alberts, Darije Kalezic, Bojan Hodak, dan kini Bernardo Tavares. 

Gelar Liga 1 2022/2023, melengkapi trofi Piala Indonesia 2018/2019 yang dipesembahkan Wiljan Pluim untuk PSM.

Setiap jendela transfer Liga 1 dibuka, nama Wiljan Pluim selalu disebut-sebut akan pindah ke lain hati.

Tapi, semuanya hanya rumor. Faktanya, pemain asal Belanda ini memilih setia memakai kostum merah marun PSM. 

Kepada media setelah PSM menyegel gelar juara Liga 1 2022/2023, Wiljan Pluim yang kini berusia 34 mengungkapkan, membela PSM merupakan hal luar biasa sepanjang kariernya di sepakbola profesional.

Kebersamaan dalam tim, apresiasi warga Kota Makassar dan Sulsel, serta dukungan tanpa batas suporter, merupakan hal yang luar biasa. 


TAG: # Pemain PSM # Pemain PSM Makassar # PSM Makassar # Wiljan Pluim

Baca juga