Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna

Baru Terealisasi 2.117 Unit 

BGN melakukan pengadaan motor listrik untuk mendukung operasional program MBG. 

Menurut Anang Supriatna, dalam perencanaan awal, jumlah total motor listrik yang hendak dibeli sebanyak 25.644 unit. 

Lalu, jumlahnya direvisi menjadi sekitar 21.000 unit. 

Masalah muncul karena realisasi pengadaan motor listrik itu ternyata  jauh di bawah jumlah yang direncanakan. 

Hingga sekitar Maret 2026, hanya terealisasi 2.117 unit dari mestinya total 21.000 unit.

"Realisasi hanya 2.117 unit, tapi dibuat seolah-olah sudah selesai sekitar 21.800 unit. Jadi tidak sesuai,” kata Anang. 

Artinya, terdapat selisih besar antara jumlah kendaraan yang secara faktual terealisasi dan jumlah yang seolah-olah telah diselesaikan dalam pengadaan motor listrik itu. (*)



Baca juga