Alvhi Syahrin
Ada pekerjaan yang harus diselesaikan sedikit demi sedikit. Bahkan, ada impian yang baru bisa diwujudkan setelah berkali-kali mengalami kegagalan.Karena itu, saya percaya bahwa pemuda tidak harus selalu berlari. Jika sedang kuat, berlarilah. Jika mulai lelah, berjalanlah. Jika benar-benar membutuhkan istirahat, berhentilah sejenak. Tetapi setelah tenaga kembali pulih, *beranjaklah dan lanjutkan kembali apa yang sempat terhenti.*Sebab yang membedakan orang yang berhasil melanjutkan perjalanan dengan orang yang berhenti bukan selalu soal kemampuan. Sering kali, yang membedakan adalah kemauan untuk mencoba kembali.Kita juga tidak perlu terlalu sibuk membandingkan perjalanan dengan orang lain.Ada orang yang lebih dahulu berhasil, ada yang masih berjuang dari bawah. Setiap orang mempunyai waktunya sendiri.Yang terpenting adalah memastikan bahwa hari ini kita masih bergerak.Sekecil apa pun langkahnya, tetaplah melangkah. Belajar satu hal baru, menyelesaikan satu pekerjaan, memperbaiki satu kesalahan, atau mencoba kembali sesuatu yang sebelumnya gagal. Semua itu tetap merupakan bagian dari perjuangan.Pemuda hari ini adalah bagian dari wajah masa depan. Karena itu, masa muda jangan hanya dihabiskan untuk mencari kesenangan, tetapi juga untuk membangun diri, menambah ilmu, memperbanyak pengalaman, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.Jangan takut lelah dalam berjuang. Takutlah jika masa muda berlalu tanpa sesuatu yang pernah kita perjuangkan.Beristirahatlah ketika memang diperlukan. Tetapi setelah itu, bangkitlah kembali.Sebab semangat seorang pemuda seharusnya seperti api: "boleh mengecil ketika diterpa angin, tetapi jangan sampai padam." (*)*Penulis Alvhi Syahrin / Alvhi Peci
Baca juga