Pekerja tambang batu bara di Liushenyu, Provinsi Shanxi, China Utara. (foto: AP)

LITERASI-ONLINE.COM - Sedikitnya 90 orang tewas dalam ledakan dahsyat di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, China Utara, Jumat (22/5/2026) malam waktu setempat. 

Saat kejadian, terdapat 247 pekerja berada di bawah tanah.

Informasi ini disampaikan kantor berita pemerintah Xinhua yang dikutip AFP, Sabtu (23/5/2026). Sebagian besar dari total 247 pekerja berhasil dikeluarkan pada Sabtu pagi.

Pemerintah China mengerahkan 345 personel penyelamat ke lokasi kejadian. 

Paramedis tampak membawa tandu di lokasi kejadian diiringi ambulans.

Selain korban tewas, lebih dari 100 orang dilaporkan telah dibawa ke rumah sakit.

Hingga saat ini, proses evakuasi dan penyelamatan di lokasi kejadian masih berlangsung. 

Otoritas keamanan setempat telah menahan pengelola tambang batubara itu.

Presiden Tiongkok Xi Jinping memberi perhatian penuh pada tragedi ini.

Presiden menegaskan agar segala upaya dikerahkan untuk merawat para korban luka dan mencari korban selamat. 

“Semua departemen harus mengambil pelajaran dari kecelakaan ini, tetap waspada terhadap keselamatan," kata Xi. 


Baca juga