Pekerja tambang batu bara di Liushenyu, Provinsi Shanxi, China Utara. (foto: AP)

Ia juga mendesak pemerintah  menyelidiki penyebab kecelakaan itu dan meminta proses hukum kepada pihak yang bertanggung jawab. 

BBC melaporkan, para petinggi pengelola tambang batu bara tersebut telah ditahan. 

Sejauh ini, pemerintah belum mengungkapkan penyebab ledakan.

Namun, BBC memperkirakan bahwa kadar karbon monoksida di dalam tambang itu telah melebihi ambang batas. 

Shanxi, salah satu provinsi di China, selama ini memang dikenal sebagai daerah pertambangan batubara

China adalah konsumen batu bara terbesar di dunia dan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar.

Peristiwa ini menjadi bencana  pertambangan terbesar di China dalam 17 tahun terakhir. 

Sebelumnya, tahun 2009 lalu, terjadi bencana pertambangan terburuk di China yang menyebabkan 108 orang tewas. Kejadiannya di Provinsi Heilongjiang. (*)



Baca juga