Webinar nasional BPN KKTP hadirkan akameisi perempuan asal Takalar.
LITERASI-ONLINE.COM - Ahad, 3 Mei 2026 menjadi momen bersejarah bagi warga Diaspora Takalar, khususnya jajaran Badan Pengurus Nasional Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku (BPN KKTP).Pada hari itu, BPN KTTP berhasil menghadirkan perempuan asal Kabupaten Takalar yang telah berhasil menyandang gelar doktor dan guru besar (profesor).Mereka dari berbagai latar belakang profesi dan kampus ternama, baik dalam negeri maupun luar negeri. BPN KKTP menghimpun para wanita hebat asal Takalar ini sebagai narasumber dan penanggap pada Webinar Nasional dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026.Kegiatan ini bertema "RA Kartini Inspirasi Perempuan Takalar Dalam Melintas Jaman di Berbagai Bidang Pengabdian."Webinar Nasional ini dipandu oleh Moderator Elty Sukesih, S.Psi, M.Psi.Elty adalah psikolog asal Takalar yang menyelesaikan pendidikan SD sampai SMP di Takalar.Lalu, melanjutkan pendidikan sampai S2 di tanah rantau. Bonda Lebang, sapaan akrab sang moderator, membuka dan mengantar awal webinar ini dengan bertutur tentang kegigihan RA Kartini untuk memajukan kaum perempuan dari balik bilik kamar tempatnya dipingit.Membuat surat yang yang kita kenal Habis Gelap Terbitlah Terang. Selanjutnya pengurus KKSS yang diwakili Prof. Dr. Ir. M. Syakir sebagai Ketua Harian KKSS menyampaikan pesan dalam sambutannya, bahwa berkat RA Kartini, saat ini kaum perempuan bukan hanya sekadar emansipasi namun telah membuktikan diri bahwa perempuan juga telah berhasil menjadi pemimpin di berbagai kesempatan. Perempuan menjadi presiden, menteri, gubernur, bupati/walikota, direktur di BUMN dan berbagai perusahaan.Hebatnya lagi, perempuan-perempuan ini tetap berperan ganda sebagai istri dari suami dan ibu bagi anak anaknya.Sementara Ketua Umum BPN KKTP H. Hasanuddin Tisi Dg Lewa menyampaikan, saat ini tidak ada lagi dikotomi peran perempuan dan laki-laki dalam pembangunan bangsa dan negara."Yang ada adalah bersama-sama mengambil peran sesuai dengan bidang keahliannya," kata Tetta Lewa, sekaligus membuka Webinar Nasional ini.Webinar ini diikuti oleh warga Diaspora Takalar dan warga KKSS, baik di dalam maupun luar negeri.Hadir pula di Room Zoom para pengurus BPN dan BPW KKTP, pengurus BPP/BPW KKSS, IWSS, pilar KKSS, dan warga Takalar. Bonda Lebang sebagai moderator memandu tiga narasumber yakni Prof. Dr. Hj. Siti Haerani, SE., MSi (Guru Besar Bidang SDM, Wakil Dekan 1 Fak Ekonomi Unhas, berasal dari Galesong Selatan), Prof. Dr. Kembong Daeng, M.Hum (Guru Besar Bidang Bahasa Daerah, Fak Bahasa dan Sastra UNM yang juga Ketua Jurusan Bahasa Daerah).Ia merupakan Founder Yayasan Literasi Panyaleori yang didedikasikan untuk pelestarian Bahasa Makassar.Bonda Kembong berasal dari Bontolebang.Kemudian Prof Dr. Ir. St. Sabahannur Murtala, MP (Guru Besar Teknologi Hasil Perkebunan UMI).Ia telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bubuk tepung Ubi Jalar Ungu dengan metode Enkapsul Meltodekstrin.Bonda Kanang, panggilan akrab Prof Sabahannur, berasal dari Salaka.Ketiga narasumber ini menguraikan inspirasi RA Kartini bagi kehidupan pribadi dalam meniti karier sebagai guru besar sesuai bidang ilmu yang digeluti, sebagai istri, sebagai ibu dari anak dan nenek dari cucu.Berikutnya moderator memberikan waktu kepada masing-masing penanggap untuk memberikan tanggapan kepada masing-masing narasumber.
Baca juga