Keduanya tampak tenang namun pasti saat membubuhkan tanda tangan pada buku pencatatan nikah di hadapan orang tua mempelai pria serta sanak saudara yang hadir. Para tamu undangan dari kalangan keluarga besarnya pun tidak hanya datang dari sekitar Sulawesi Utara, tetapi juga menempuh perjalanan jauh dari Tana Toraja hingga Makassar untuk menyaksikan momen bahagia yang diwarnai canda tawa di sela-sela prosesi formal tersebut.Pemilihan Wedding Chapel Novotel Grand Kawanua sebagai lokasi acara terbukti tepat karena mampu memadukan kesan intim sekaligus megah. Lokasi ini memang populer sebagai destinasi impian bagi pasangan yang mendambakan nuansa sakral dengan latar keasrian Kota Manado. Bagi keluarga gubernur, kehadiran Wali Kota beserta jajaran Dukcapil merupakan bentuk pelayanan publik yang prima sekaligus penghormatan spesial bagi hari besar putra mereka.Setelah prosesi pencatatan resmi berakhir, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang hangat di area kapel. Sorot mata penuh kebahagiaan dari kedua mempelai menjadi magnet utama, diiringi untaian doa dan harapan terbaik dari para sahabat serta keluarga besar. Pernikahan ini menjadi potret indah bagaimana pelayanan publik dan hubungan humanis antar-pemimpin daerah dapat berpadu dalam sebuah perayaan cinta yang penuh makna. (*)