Puing-puing pesawat yang diklaim Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai jet tempur canggih F-15 Amerika Serikat yang ditembak jatuh pada Jumat (3/4/2026). (Foto: X/@IRGCIntelli)

LITERASI-ONLINE.COM - Militer Iran menunjukkan ketangguhannya menghadapi perang panjang lawan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Salah satu buktinya, dalam satu hari, militer Iran mampu menembak jatuh dua jet tempur canggih AS, Jumat (3/4/2026).

Iran menembak jatuh jet tempur F-15 dan jet tempur A-10 Thunderbolt atau yang lebih dikenal dengan julukan "Warthog".   

Sebelumnya, pada awal perang, Iran juga menembak jatuh empat jet tempur AS. Namun, ketika itu, militer AS (Pentagon dan Komando Pusat AS atau CENTCOM) mengklaim empat pesawat itu menjadi korban salah sasaran militer Kuwait.

Kali ini, militer AS mengakui dua jet tempur canggih mereka ditembak di wilayah udara Iran. 

The Guardian memberitakan, militer AS mengerahkan helikopter untuk mencari dan menyelamatkan para awak pesawat.

Sebaliknya, media Iran mengabarkan, awak pesawat jet tempur F-15 itu kini ditawan oleh Iran. 

Pejabat AS mengonfirmasi bahwa dari dua awak jet F-15E, satu orang berhasil diselamatkan.  

Sedangkan status satu awak lainnya masih belum diketahui nasibnya.

Baca: Media Israel Ungkap Kondisi Memprihatinkan Ratusan Pasien di Ruang Perawatan Bawah Tanah

Lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, melaporkan bahwa pertahanan udara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) memang telah menargetkan pesawat tempur AS itu.  

Media lokal Iran mengedarkan sejumlah foto yang diklaim sebagai puing-puing jet tempur F-15 yang ditembak jatuh. 

Termasuk kursi pelontar yang biasanya digunakan awak pesawat untuk menyelamatkan diri.


Baca juga