Staf rumah sakit dan tentara Israel memindahkan pasien dan peralatan ke ruang perawatan bawah tanah di pusat medis Rambam. Selama perang Israel-AS lawan Iran, banyak tempat parkir bawah tanah di Israel diubah jadi tempat perawatan pasien. (foto: AP)
Ancaman Wabah Campak Seorang pakar infeksi memperkirakan wabah campak juga akan merebak. Pakar ini menjelaskan, paparan campak pada fasilitas kesehatan bawah tanah memerlukan banyak upaya penanganan.Termasuk penelusuran semua orang yang melakukan kontak dengan pasien terinfeksi.Kemudian perawatan bagi pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan belum divaksinasi. Situasi itu menjadi tantangan besar di tengah kondisi ruang perawatan bawah tanah saat ini.Sebelumnya, media The New Arab memberitakan, kasus campak di Israel terdeteksi di pusat kesehatan Maayanei Hayeshua dan Shamir.Tempat ParkirSejak gabungan militer Amerika Serikat (AS)-Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026, Israel telah mengubah fasilitas bawah tanah, yang sebagian besar merupakan area parkir, menjadi rumah sakit dadakan.“Rumah sakit tidak dirancang untuk berada di bawah tanah. Kami tahu bahwa jika staf dan pasien berada terlalu lama di bawah tanah, hal ini tidak baik bagi kesehatan mereka," jelas Yuval Dadon, Wakil Direktur Umum Wolfson Medical Center, kepada The Times of Israel.Yuval Dadon menjelaskan, sejak terjadinya perang, Wolfson Mdical Center telah berupaya memfasilitasi dan mengubah ruang penyimpanan menjadi rumah sakit dadakan.“Tidak ada yang menyangka bahwa kami akan dibombardir dengan begitu banyak rudal dalam jangka waktu yang lama. Kami harus mencari solusi untuk memberikan pelayanan kesehatan pada semua pasien kami," katanya. (*)
Baca juga