Militer Israel
LITERASI-ONLINE.COM - Israel Defense Forces (IDF) mengakui warga sipil Israel tewas karena korban salah sasaran.Warga sipil Israel itu tewas karena tembakan artileri militer Israel atau IDF di wilayah perbatasan utara dengan Lebanon. Insiden salah tembak ini terjadi di tengah meningkatnya konflik militer dengan kelompok bersenjata Hizbullah. Hizbullah yang mendukung Iran, aktif melancarkan serangan roket dan drone dari arah Lebanon ke beberapa kota yang diduduki Israel.Gelombang serangan roket Hizbullah dan rudal balistik Iran telah menghancurkan bangunan-bangunan di sejumlah wilayah Israel.Militer Israel yang berusaha keras menutupi-nutupi kehancuran kota-kota di Israel melalui sensor ketat pemberitaan, kini sulit membendung foto-foto dan video yang beredar cepat melalui media sosial. Kronologi Salah Tembak Dalam pernyataan resmi pada Senin (23/3/2026), militer Israel mengatakan, temuan awal menunjukkan warga sipil Israel itu tewas karena tembakan artileri IDF yang dilakukan untuk mendukung pasukan Israel yang beroperasi di Lebanon selatan.Dijelaskan, terdapat sejumlah kesalahan serius saat IDF melepaskan tembakan artileri. Korban tewas bernama Ofer Moskovitz. Lima peluru artileri yang ditembakkan oleh IDF ke punggung bukit Misgav Am gagal mengenai target, justru mengarah ke warga sipil. Sebelumnya, pejuang Hizbullah menyerang pasukan Israel di wilayah Misgav Am, bagian utara Israel.
Baca juga