Militer Israel

Dalam serangan roket Hizbullah itu, seorang tentara Israel tewas. 

Militer Israel menyampaikan penyesalan atas insiden itu. 

Militer Israel juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga Moskovitz dan komunitas Misgav Am dalam masa sulit ini.

Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon meningkat sejak awal Maret 2026, setelah Hizbullah gencar meluncurkan roket ke wilayah Israel. 

Hizbullah mengatakan, serangan itu sebagai balasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). 

Israel kemudian mengerahkan pasukan ke Lebanon.

Sebaliknya, Hizbullah terus membalas dengan rentetan roket ke wilayah-wilayah yang diduduki Israel. (*)


Baca juga