Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagor

LITERASI- ONLINE.COM - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagor akan mengajukan permintaan dana lebih dari 200 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.394 triliun) kepada Kongres AS melanjutkan perang di Iran.

Permintaan tambahan dana kabarnya sudah diajukan kepada Gedung Putih untuk mendapat persetujuan sebelum dibawa ke legislatif.

Jika permintaan Pentagon ini disebut, anggaran itu akan menjadi salah satu yang terbesar dalam operasi militer terbaru AS.

The Washington Post pada Rabu (18/3/2026) memberitakan, pejabat senior pemerintahan AS mengungkapkan bahwa Pentagon telah meminta Gedung Putih menyetujui pengajuan dana itu ke Kongres AS.

Permintaan ini nilainya melampaui 200 miliar dolar AS (sekitar Rp 3.394 triliun) dan ditujukan untuk membiayai kelanjutan operasi militer AS di Iran.

Dana itu juga akan digunakan untuk secara “mendesak” meningkatkan produksi persenjataan penting yang telah banyak digunakan dalam konflik lawa

Pentagon maupun Gedung Putih belum memberikan komentar resmi mengenai laporan media itu.

Biaya Perang Membengkak

Sebelumnya, pejabat Pentagon telah memberi info kepada anggota parlemen AS dalam pertemuan tertutup bahwa biaya serangan militer AS terhadap Iran hanya dalam minggu pertama sudah mencapai lebih dari 11,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 191 triliun).

Angka itu menunjukkan betapa cepatnya biaya perang meningkat, bahkan sebelum konflik berlangsung dalam jangka panjang.

Pengajuan anggaran dalam jumlah fantastis ini diperkirakan memicu pertarungan politik besar di Kongres.

Dukungan publik AS pada perang lawan Iran tidak maksimal.


Baca juga