Pesawat KC-135 AS melakukan pengisian bahan bakar di udara untuk jet tempur AS.

LITERASI-ONLINE.COM - Komando Pusat AS (Centcom) membenarkan pesawat pengisian bahan bakarnya, KC-135 AS, hilang kontak. 

Informasi terbaru menyebutkan pesawat itu jatuh di wilayah Irak. 

Boeing KC-135 Stratotanker adalah pesawat tanker pengisian bahan bakar udara utama Angkatan Udara AS (USAF). Pesawat bertenaga jet ini dirancang untuk memperpanjang jangkauan tempur dan pembom taktis. 

Fungsi utama pesawat KC-135 AS sebagai "tulang punggung" pengisian bahan bakar di udara untuk pesawat tempur AS.

Suplai bahan bakar dari KC-135 di udara memungkinkan pesawat tempur dan pembom melakukan misi jarak jauh tanpa perlu mendarat.

Dalam laman resminya, Centcom menyatakan saat ini upaya penyelamatan terhadap awak pesawat itu sedang dilakukan. 

Ada dua pesawat pengisi bahan bakar AS yang jatuh di Kuwait dalam insiden itu.

"Dua pesawat terlibat dalam insiden tersebut. Salah satu pesawat jatuh di Irak barat, dan yang kedua mendarat darurat," tulis keterangan resmi Centcom, dikutip Jumat (13/3/2026).

Centcom menjelaskan, jatuhnya pesawat AS itu bukan karena tembakan musuh. Juga bukan karena salah sasaran dari sekutu.

Namun, Centcom tidak menjelaskan penyebab satu pesawat jatuh dan satunya lagi mendarat darurat.

Tidak ada juga penjelasan mengenai nasib awak pesawat itu. 

Sebelumnya, tiga jet tempur AS jatuh di wilayah Kuwait ketika militer Iran melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di negara-negara Timur Tengah.

Ketika itu, Centcom menjelaskan, tiga jet tempur tersebut korban salah sasaran militer Kuwait.      

Centcom adalah satu dari 11 komando tempur gabungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. 

Wilayah tanggung jawabnya komando ini meliputi Timur Tengah (termasuk Mesir di Afrika), Asia Tengah, dan sebagian Asia Selatan. (*)



Baca juga