Anggota Senat Amerika Serikat (AS), Chuck Schumer.

LITERASI-ONLINE.COM - Anggota Senat Amerika Serikat (AS), Chuck Schumer, meluapkan kemarahannya kepada Presiden AS, Donald Trump. 

Ia menegaskan bahwa warga Amerika Serikat tidak menginginkan perang di Timur Tengah. 

Chuck Schumer mendesak pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan jawaban yang jelas mengenai tujuan perang lawan Iran.

Sebab, jumlah tentara AS yang luka dan tewas terus meningkat seiring serangan-serangan balasan militer Iran ke fasilitas-fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Dalam pidatonya di Senat pada Rabu (11/3), seperti dilansir Anadolu, Schumer mengungkapkan sejak 28 Februari, tercatat 140 anggota militer AS yang terluka. Delapan orang lainnya tewas.

Jumlah tentara AS yang terluka dan tewas ini merupakan angka resmi yang dilansir militer AS.

Namun, militer Iran meyakini jumlah tentara AS yang tewas lebih banyak darI angka-angka resmi itu.

Sebab, serangan drone dan rudal balistik Iran mampu menembus pertahanan pangkalan-pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, Arab Saudi hingga Irak.  

Schumer juga mempertanyakan ribuan warga sipil Iran dan negara lainnya di Timur Tengah tewas.

Termasuk 175 orang di sekolah dasar perempuan, mayoritas anak-anak berusia 7-12 tahun, tewas karena serangan AS di Kota Teheran, Iran.

Senator Partai Demokrat asal New York itu mengatakan jumlah korban terus meningkat, ditambah dengan meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran ekonomi di dalam negeri, yang membuat masyarakat AS mempertanyakan tujuan perang ini.


Baca juga