Peti jenazah tentara AS yang tewas dalam perang lawan Iran. (Foto: AP/Mark Schiefelbein)

LITERASI-ONLINE.COM - Jumlah tentara Amerika Serikat (AS) yang tewas karena serangan balasan Iran bertambah menjadi 7 orang.

Informasi terbaru dari militer Amerika Serikat mengumumkan bahwa seorang anggotanya telah tewas karena terluka di Arab Saudi oleh serangan balasan Iran. 

Sebelumnya, militer AS mengonfirmasi 6 tentaranya tewas di Kuwait.

Iran melancarkan serangan balasan dengan drone dan rudal ke pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, Oman, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Serangan balasan Iran itu menghancurkan fasilitas militer AS di negara-negara Timur Tengah itu.

Garda Revolusi Iran mengklaim, jumlah tentara AS yang tewas dan terluka jauh lebih banyak dari yang diumumkan militer AS. 

Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi pasukan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, mengatakan tentara itu tewas pada Sabtu (7/3/2026) malam karena luka parah.

"Akibat luka yang diterima selama serangan awal  Iran di seluruh Timur Tengah," tulis pernyataan CENTCOM dikutip dari kantor berita AFP.

Militer AS tidak memberikan detail mengenai identitas tentara yang tewas itu, sebelum pemberitahuan kepada keluarganya.

Sebelumnya, 6 anggota militer AS lainnya yang tewas semuanya bertugas di Kuwait. 

Setelah AS dan Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran kepada Iran pada 28 Februari, Teheran langsung menanggapi dengan gelombang serangan drone dan rudal terhadap Israel dan negara-negara di sekitar Timur Tengah tempat pasukan AS berada.


Baca juga