Komedian Trevor Noah yang menjadi pembawa acara Grammy Awards 2026.

LITERASI-ONLINE.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin (2/2/2026) mengungkapkan kemarahannya setelah menjadi bahan lelucon di ajang Grammy Awards 2026. 

Donald Trump mengancam akan menempuh jalur hukum terhadap komedian Trevor Noah yang menjadi pembawa acara Grammy Awards 2026.

Sang presiden keberatan dirinya dikaitkan dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, meski Trevor Noah menyampaikannya dengan nada canda.

Peristiwa bermula ketika komedian Trevor Noah menyelipkan komentar politik setelah memberi ucapan selamat kepada penyanyi Billie Eilish atas kemenangannya untuk Song of the Year 2026 melalui lagu Wildflower. 

“Wow. Itu Grammy (penghargaan) yang diinginkan setiap artis, hampir sebesar keinginan Donald Trump terhadap Greenland,” ucap Trevor Noah.

Ejekan Trevor Noah merujuk pada ambisi besar Donald Trump untuk mencaplok Greenland yang merupakan milik Denmark dan memicu keberatan negara-negara Eropa.

Trevor Noah lalu menambahkan kalimatnya, “Masuk akal juga, karena sejak Epstein tiada, dia (Donald Trump) butuh pulau baru untuk bergaul dengan Bill Clinton.” 

Trump Mengancam 

Lelucon Trevor Noah memicu reaksi keras Donald Trump. 

Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Donald Trump menyebut ajang Grammy Awards sebagai acara yang buruk.

Donald Trump lalu membela diri tidak pernah ke Pulau Epstein, maupun ke tempat yang mendekati itu.

Ia kemudian menyebut Trevor Noah, komedian asal Afrika Selatan, itu sebagai pecundang.


Baca juga