Presiden Afsel Matamela Cyril Ramaphosa

Kementerian Luar Negeri Afsel juga menuduh kedutaan besar Israel sengaja tak memberi tahu Afrika Selatan tentang kunjungan yang diduga dilakukan oleh pejabat senior Israel.

Delegasi Israel diduga berkunjung ke Provinsi Eastern Cape, Afsel, bulan ini tanpa pemberitahuan resmi. 

Kementerian Luar Negeri Afsel menilai, perwakilan Israel melakukan tindakan yang menyalahgunakan hak istimewa diplomatik yang berat dan melanggar Konvensi Wina.

“Mereka secara sistematis telah merusak kepercayaan dan protokol yang penting untuk hubungan bilateral,” tulis pernyataan tersebut.

Afrika Selatan, yang menampung komunitas Yahudi terbesar di Afrika sub-Sahara, mendukung perjuangan Palestina dan sangat kritis terhadap Israel. 

Bahkan Kedutaan Afsel di Kota Tel Aviv, Israel, telah ditutup sejak 17 November 2023. (*)



Baca juga