LITERASI-ONLINE.COM - Tentara Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro (63 tahun) dan istrinya, Cilia Flores, di Kota Caracas dalam operasi yang berlangsung Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat.Informasi dari internal militer AS menyebutkan, pasangan suami istri itu ditangkap ketika sedang tidur.Nicolas Maduro dan Cilia Flores ditangkap oleh anggota pasukan elite Delta Force dari Angkatan Darat AS.Keduanya diseret keluar dari kamar mereka tanpa perlawanan.Setelah ditangkap, Nicolas Maduro dan istrinya diterbangkan ke kapal induk USS Iwo Jima dengan helikopter.Dalam keterangan resminya, Presiden AS Donald Trump menjelaskan, Nicolas Maduro dan istrinya kini dalam perjalanan menuju New York dengan kapal induk USS Iwo Jima."Mereka berada di atas kapal USS Iwo Jima," kata Trump dalam wawancara dengan Fox News, Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat."Helikopter membawa mereka keluar (dari Venezuela)," tambah Trump.Trump mengklaim, sebelum operasi militer dalam skala besar di Venezuela, ia telah meminta Nicolas Maduro untuk tunduk dan menyerah.Trump berdalih, Nicolas Maduro terlibat kartel narkoba internasional.Namun, Nicolas Maduro menilai alasan AS selama ini menekan Venezuela terkait cadangan minyak.Banyak pengamat juga meyakini alasan utama Trump menggulingkan Nicolas Maduro karena ingin "menguasai" cadangan minyak Venezuela.Venezuela memang salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Dalam keterangan terpisah, Trump mengaku menyaksikan langsung jalannya operasi penangkapan presiden Venezuela dan istri.Trump menyaksikan jalannya operasi bersama sejumlah jenderal. (*)