Kobaran api dan kepulan asap terlihat dari area Fuerte Tiuna, kompleks pangkalan militer terbesar Venezuela, setelah terjadi rentetan ledakan di ibu kota Caracas. (AFP/LUIS JAIMES)
Warga kota mengaku mendengar suara pesawat terbang rendah di atas kota. Menurut kantor berita AFP, salah satu sasaran serangan AS adalah kompleks militer Fuerte Tiuna.Markas militer terbesar Venezuela itu terletak di selatan Caracas. Sasaran lainnya adalah pangkalan udara Carlota di utara kota.Masih menurut AFP, ledakan juga mengguncang wilayah La Guaira, kawasan pelabuhan dan bandara yang terletak di utara ibu kota negara Venezuela. Beberapa jam setelah serangan itu, pemerintah Venezuela menyampaikan pernyataan resmi."Venezuela di hadapan komunitas internasional menolak, menyangkal, dan mengecam agresi militer sangat serius yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat terhadap wilayah dan rakyat Venezuela." Kementerian Pertahanan Venezuela juga menuduh militer AS menargetkan area permukiman warga atau menyasar warga sipil.Sidang Darurat PBBNegara tetangga Venezuela yakni Kolombia langsung bersiaga menghadapi berbagai kemungkinan. Presiden Kolombia Gustavo Petro juga menyerukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB. Ia sekaligus memerintahkan pengerahan pasukan tambahan ke perbatasan negaranya dengan Venezuela. (*)
Baca juga