Tim Medis Gelombang III Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melanjutkan misi kemanusiaan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Tim juga bergabung memberikan pelayanan medis umum kepada total sekitar 200 pasien di posko kesehatan. 

Setelah itu, tim menyalurkan logistik ke dua wilayah terdampak, khususnya Palembayan dan Malalak. 

Bantuan mencakup beras, sarden, pakaian dalam, sarung, selimut, handuk, tikar, bantal, serta cabe besar dan kecil sesuai permintaan warga.

Di lokasi tersebut, seorang penyintas turut membagikan kisah dramatis saat peristiwa banjir bandang yang menyebabkan beberapa anggota keluarganya hilang. 

Ia menyampaikan rasa syukur atas penanganan medis yang diterimanya, termasuk bantuan dari tim bedah maksilofasial Unhas. 

Penyaluran Bantuan Unhas

Selain bantuan logistik yang dibagikan langsung di titik terdampak, melalui Bidang Kemahasiswaan Unhas juga menyalurkan donasi sebesar Rp35 juta, dengan Rp30 juta digunakan untuk pembelian bantuan, dan Rp5 juta disalurkan melalui program Unand Peduli.

Pada Sabtu (6/12), tim melanjutkan kegiatan dengan melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik terdampak di Kabupaten Agam. Fokus kegiatan pada hari itu adalah assessment kondisi wilayah, pemetaan kebutuhan korban, serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam untuk merumuskan tindak lanjut pelayanan medis. Tim juga melakukan evaluasi kesiapan fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Lubuk Basung dan puskesmas di wilayah yang masih terisolasi.

Tim Medis Unhas memperkuat komitmen untuk terus memberikan dukungan kesehatan dan kemanusiaan bagi masyarakat Sumatera Barat. 

Kehadiran tenaga medis, distribusi logistik, serta koordinasi lintas instansi diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal di wilayah terdampak. (*/dhs)


Baca juga