Hubungan diplomatik China dan Jepang memanas
Pemerintah Jepang memanggil pejabat Kedutaan China setelah muncul unggahan kontroversial dari Konsul Jenderal China di Osaka, Xue Jian. Dalam unggahan di media sosial, Xue Jian menyinggung PM Takaichi dengan bahasa yang dianggap agresif sebelum akhirnya dihapus. Partai berkuasa di Jepang bahkan menyerukan agar Xue Jian dinyatakan persona non grata (secara resmi dilarang berada di Jepang) atau diusir karena dianggap melakukan tindakan yang tidak pantas. Larang ke Jepang Kementerian Luar Negeri bersama Kedutaan Besar serta Konsulat China di Jepang sudah mengeluarkan imbauan tegas agar warga negara mereka menunda bepergian ke Jepang dalam waktu dekat. Peringatan ini dikeluarkan di tengah memanasnya hubungan diplomatik kedua negara. Imbauan warga China untuk tidak ke Jepang juga diumumkan oleh tiga maskapai penerbangan ternama China yakni Air China, China Southern, dan China Eastern.Tiga maskapai itu menawarkan pengembalian dana penuh maupun penjadwalan ulang untuk calon penumpang ke Jepang yang sebelumnya sudah membeli tiket. Larangan pemerintah China ini dapat berdampak besar bagi sektor pariwisata Jepang.Sebab, menurut data Badan Pariwisata Jepang, wisatawan asal China menyumbang hampir seperempat dari total kunjungan wisatawan mancanegara. Dalam sembilan bulan pertama tahun 2025 ini, tercatat 7,5 juta warga China berwisata ke Jepang. (*)
Baca juga