Petugas polisi dan anggota layanan darurat memeriksa rel di bawah kereta LNER Azuma di Stasiun Huntingdon, Inggris timur, pada 1 November 2025, menyusul penusukan massal di dalam kereta. .(AFP/JUSTIN TALLIS)

Beberapa penumpang terinjak-injak oleh penumpang yang lain saat mencoba menyelamatkan diri.

Saksi mata menambahkan, melihat seorang pria yang memegang pisau besar ditangkap polisi di stasiun, setelah kereta berhenti. 

Serangan itu memaksa kereta berhenti darurat di Stasiun Huntingdon, Cambridgeshire.

Di stasiun itu polisi mengamankan dua pria yang diduga pelaku.  

Dikira Lelucon Halloween

Saksi mata lainnya, Olly Foster, menggambarkan suasana kacau di dalam kereta. 

“Saya mendengar orang-orang berteriak meminta penumpang lari, ada pria yang membawa pisau. Awalnya, saya pikir itu lelucon Halloween,” kata Olly Foster.

Olly Foster menambahkan, mulai sadar teriakan untuk lari ternyata bukan lelucon setelah melihat ada ceceran darah. 

Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, menyebut kejadian ini sebagai insiden yang mengerikan dan sangat memprihatinkan. (*)



Baca juga