Bendera Palestina

Bahkan ketika Australia baru mengumumkan akan mengakui Palestina, Netanyahu sudah "menyerang" rencana pemerintah Australia itu. 

Inggris Mengejutkan

Langkah Inggris mengakui negara Palestina termasuk mengejutkan.

Sebab, selama ini Inggris merupakan salah satu sekutu Israel.

Namun, pemerintah Inggris menghadapi tekanan publik yang besar di dalam negeri yang menyuarakan dukungan pada Palestina. 

Aksi unjuk rasa mendukung Palestina berlangsung hampir setiap bulan di berbagai kota besar Inggris.

Massa pengunjuk rasa menuntut perubahan sikap pemerintah Inggris pada situasi kemanusiaan di Palestina. 

Menurut Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, pengakuan negara Palestina dilakukan setelah melihat kengerian di Gaza.

"Inggris mengakui negara Palestina untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian bagi rakyat Palestina dan Israel, serta solusi dua negara," jelas Keir Starmer. 

Sedangkan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, menegaskan, keputusan negaranya adalah bentuk pengakuan terhadap aspirasi sah rakyat Palestina.

Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel, mengatakan, solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil. (*) 



Baca juga