Acara terasa sangat meriah dan hikmad dengan disuguhkannya telur warna warni mengingatkan serasa ri pakrasangang Takalar.Ada Bakul Maudu dan ka'do minyak isi ayam goreng dan songkolo serta dodol khas Takalar. Semua persembahan dari Diaspora Takalar yang masing-masing dibawa dari rumah.Ada juga sajian juku tunu serta Coto Mangkasara Asuhan Daeng Rahman.Semua itu membuat suasana haru dan gembira dalam perayaan maulid tahun ini, karena terasa berada di kampung.
Dua Guru Besar Lebih lengkap lagi dengan hadirnya dua guru besar pembawa hikmah Maulid yakni Prof Dr. Muh. Adlin Sukri Limpo Dg Sila, MA,.guru besar di UI dan staf ahli Kemendikbud periode yang lalu dengan materi "Maulid Nabi Muhammad SAW, Tinjauan Sosial Budaya Nusantara."Serta Prof. Dr. Muh. Sabri Dg Biseang, MA yang menjabat Deputi Pengkajian dan Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila di BPIP dengan tema "Maulid Nabi Muhammad SAW, Tinjauan dari Filsafat dalam Berbangsa." Drs. A. Muktadir Tayeb Dg Rurung selaku Sekjen BPN KKTP mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, dirangkaikan dengan Silaturrahmi Nasional dan Internasional bagi Diaspora Takalar.Baik yang mukim di seluruh Indonesia maupun yang mukim di luar negeri, dengan Iuring dan dring lewat Link Zoom.Acara ini dukung oleh penasehat, dewan pakar, Diaspora Takalar dan Marawis serta Qari' dari Pesantren Condet binaan Hasyim Daeng Tona LC.Juga hadir dari Pilar Luwu Raya, Pilar Selayar dan BPD KKSS Kota Bekasi. Silaurrahmi Nasional dan Internasional ini masih rangkaian HUT ke 1 KKTP Takalar Butta Panrannuangku.Dari hasil dari Empo Sipatanggarri, ada 2 hal yakni pertama pendirian PTN Institut Seni dan Budaya, serta Maudu Lompoa sebagai event religi Industri parawisata untuk koordinasi lebih lanjut dengan Pemda Takalar. (*)