Empat menteri dan satu wakil menteri baru dilantik Presiden Prabowo Subianto, Senin (8/9/2025). (foto: CNBC Indonesia)

LITERASI-ONLINE.COM - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. 

Pada Senin, 8 September 2025, presiden melantik 4 menteri dan 1 wakil menteri (wamen) baru di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Dari empat menteri baru itu, tiga diantaranya merupakan pengganti menteri yang kena reshuffle. 

Ketiganya adalah Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan), Mukhtarudin (Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau P2MI), dan Ferry Juliantoni  (Menteri Koperasi). 

Prabowo juga melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, didampingi oleh Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menterinya.

Kementerian Haji dan Umrah merupakan kementerian baru, yang sebelumnya bernama Badan Penyelenggara (BP) Haji.

Berikut profil dan rekam jejak 4 menteri dan 1 wamen baru yang dilantik itu: 

1. Mochamad Irfan Yusuf

Mochamad Irfan Yusuf menjabat  Menteri Haji dan Umrah. 

Ia meraih gelar doktor di jurusan Manajemen Pendidikan Islam UNIK Maulana Malik Ibrahim Malang.

Irfan Yusuf meraih gelar sarjana di  Universitas Brawijaya tahun 1985 dan gelar magister pada 2002.

Di bidang organisasi kemasyarakatan, Irfan Yusuf  pernah menjabat Wakil Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU)Jawa Timur pada 2014 dan Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama pada 2015. 

Di bidang politik, ia tercatat menjadi Wakil Ketua Umum DPP Gerindra dan Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya pada 2021, serta Dewan Mustasyar PWNU Jawa Timur tahun 2024.

Irfan Yusuf sebenarnya terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil VIII Jawa Timur periode 2024-2029, namun mundur pada awal 2025. 

Ia menjabat Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) sejak Oktober 2024. 

BPH kemudiam berubah nama menjadi Kementerian Haji dan Umrah RI.

2. Dahnil Anzar Simanjuntak

Dahnil Anzar Simanjuntak aktif dalam dunia politik dan organisasi Muhammadiyah.

Pria kelahiran Sumatera Utara ini pernah menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Umum periode 2014-2018. 

Ia punya pengalaman akademisi sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.

Dahnil lulus S1 Ilmu Akuntansi Publik di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan.

Setelah itu, ia melanjutkan kuliah Magister (S2) Perencanaan dan Kebijakan Publik di Universitas Indonesia (UI).

Selanjutnya, meraih gelar doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip).

Ia masuk dunia politik dengan bergabung ke Partai Gerindra pada 2019. 

Dahnil menjadi koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, staf khusus Kementerian Pertahanan, dan juru bicara Menteri Pertahanan.

Sebelum dilantik jadi menteri, Dahnil menjabat Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji. (*)

3. Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Ia menyelesaikan S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada jurusan Teknik Elektro.


Baca juga