Empat menteri dan satu wakil menteri baru dilantik Presiden Prabowo Subianto, Senin (8/9/2025). (foto: CNBC Indonesia)
Purbaya kemudian melanjutkan studi ke Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science (MSc) serta doktor di bidang ekonomi.Karier profesionalnya dimulai di sektor swasta sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada 1989 hingga 1994. Tahun 2000, ia beralih ke sektor keuangan dengan bergabung di Danareksa Research Institute sebagai Ekonom Senior.Lima tahun kemudian, ia menjadi Chief Economist di lembaga itu. Ia juga menjabat Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas pada 2006-2008 dan anggota Direksi PT Danareksa (Persero) tahun 2013 hingga 2015.Ia lalu masuk ke pemerintahan dengan mengisi posisi strategis terkait kebijakan ekonomi nasional. Antara lain menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (2018-2020). Menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta di Kementerian Koordinator Bidang Maritim.Ia memiliki pengalaman di sektor swasta, riset, dan pemerintahan. 4. Ferry JuliantonoFerry Juliantono sebelumnya menjabat Wakil Menteri Koperasi.Ia lalu naik menjadi Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie. Selama ini, ia memang aktif dalam pengembangan koperasi di Indonesia. Ferry pernah menjabat Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sejak 2019 dan turut mengawasi berbagai program penguatan koperasi di tingkat nasional.Ia juga terlibat di Induk Koperasi Pondok Pesantren (INKOPONTREN) sebagai Ketua Dewan Pengawas sejak 2024, mendukung keberlanjutan ekonomi pesantren di seluruh Indonesia. Di dunia organisasi, Ferry menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat Syarikat Islam sejak 2022.Di dunia politik, Ferry Juliantono menjabat Wakil Ketua Partai Gerindra sejak 2015.Ia juga tercatat pernah memimpin asosiasi, antara lain Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).Ferry menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI), meraih gelar PhD di bidang Sosiologi dan Master di bidang Ekonomi Politik Internasional. Ia juga tercatat sebagai Sarjana Akuntansi lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad).5. MukhtarudinMukhtarudin dilantik menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). menggantikan Abdul Kadir Karding. Mukhtarudin merupakan politisi Partai Golkar.Sebelum diangkat menjadi menteri, ia menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI periode 2024-2029 dari Dapil Kalimantan Tengah.Mukhtarudin meraih gelar Sarjana Ilmu Administrasi Negara di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Ia pernah berkarier sebagai PNS di Badan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 1990.Namun, ia memilih mengundurkan diri sebagai PNS pada 2002 dan terjun ke dunia politik serta bisnis. Mukhtarudin juga pernah menjadi staf pengajar di Universitas Antakusuma Pangkalan Bun.Di Partai Golkar, ia aktif sejak tahun 1998. Pria ini pernah dua kali duduk di kursi DPR RI, yakni periode 2004-2009 dan 2019-2024. (*)
Baca juga