Beasiswa

Maba akan menerima beasiswa dalam dua tahap, yakni pada bulan September (semester 1) dan Desember (semester 2), masing-masing sebesar Rp3.000.000. 

Artinya, mahasiswa baru akan menerima total bantuan Rp6.000.000, setara dengan mahasiswa yang sudah berjalan (on going).

“Untuk jenjang S2 dan S3, beasiswa diberikan secara berkala per semester, bukan lagi satu kali untuk penyelesaian studi. Ini bentuk keberlanjutan dan pengawasan kami terhadap progres pendidikan mereka,” jelas bupati.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga telah menyiapkan sistem pendaftaran beasiswa secara online yang  mulai dibuka pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Informasi lengkap mengenai persyaratan beasiswa bisa diakses melalui website resmi Dinas Kominfo Lutim serta pamflet yang disebar di tiap desa dan kecamatan.

Untuk menunjang kelancaran proses pendaftaran online, telah disiapkan 15 verifikator di 11 kecamatan, 2 petugas aplikasi data, dan 1 petugas khusus pengolahan data kependudukan.

Batasan Usia

Batas usia pendaftar ditentukan sebagai berikut:

D3: maksimal 24 tahun

D4/S1: maksimal 25 tahun

Profesi/Keahlian: maksimal 30 tahun

S2: maksimal 30 tahun

S3: maksimal 35 tahun

Dengan peluncuran program beasiswa ini, bupati berharap anak-anak Luwu Timur semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tanpa khawatir soal biaya.

“Insha Allah, ini akan menjadi investasi jangka panjang kita. Karena saya yakin, generasi muda yang berpendidikan tinggi adalah kunci masa depan Luwu Timur yang maju dan sejahtera,” tutup bupati. (*)



Baca juga