Penghormatan TerakhirSaat jasad Didarul Islam dibawa dari Weill Cornell Medical Center di Manhattan, para petugas memberikannya penghormatan terakhir. New York Times melaporkan, petuas polisi juga memberikan penghormatan di rumah duka. Kediaman Didarul Islam dan keluarganya berada di kawasan Parkchester, Bronx.Rumah itu berlantai dua. Bagian bawahnya disewakan Shueb Chowdhury (49 tahun), seorang penyewa, menyebut Didarul Islam sangat berbakti kepada keluarganya.Seorang kerabat menceritakan, awalnya Didarul Islam bekerja sebagai penjaga keamanan di sebuah sekolah.Untuk mendapatkan gaji yang lebih besar, Didarul Islam kemudian mendaftar menjadi polisi.“Dia jatuh cinta pada penegakan hukum,” kata kerabatnya itu.Keluarganya pernah mengingatkan kepada Didarul Islam bahwa menjadi penjaga keamanan sekolah lebih aman dibandingkan menjadi polisi yang penuh risiko.Didarul Islam menjelaskan, dirinya ingin meninggalkan warisan untuk keluarganya, sesuatu yang bisa mereka banggakan.Didarul Islam merupakan panutan di lingkungan tempat tinggalnya yang mayoritas orang Bangladesh.
Baca: Baru Beberapa Jam Disepakati, Thailand Tuduh Kamboja Langgar Perjanjian Gencatan SenjataIa anggota aktif masjid di lingkungan komunitas Bangladesh.Dalam banyak kesempatan, ia mendorong para jamaah yang mencari pekerjaan untuk mempertimbangkan bergabung dengan Departemen Kepolisian sebagai petugas lalu lintas.Menurutnya, petugas laIu lintas lebih aman daripada petugas patroli. Didarul Islam telah menunaikan ibadah haji tahun 2024 lalu, setelah mengambil cuti. (*)