Polisi mengevakuasi korban penembakan massal di Manhattan, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (28/7/2025) waktu setempat. (foto: AFP)

Menurut Jessica Tisch, pelaku tampaknya sengaja menargetkan gedung perkantoran di 345 Park Avenue itu. 

Gedung itu merupakan tempat beroperasinya beberapa perusahaan besar seperti Blackstone, KPMG, dan National Football League (NFL).  

Tisch menambahkan, pelaku Shane Tamura memiliki riwayat masalah kesehatan mental. 

Polisi menemukan revolver, amunisi, dan magasin dalam mobil pelaku. 

Empat korban tewas adalah polisi yang imigran Bangladesh, dua pria, dan seorang wanita. (*)

 



Baca juga