Ribuan warga Malaysia menggelar demo menuntut pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim. Massa berkumpul di Lapangan Merdeka, Kota Kuala Lumpur, Sabtu (26/7/2025). (Foto: AFP/MOHD RASFAN)

Menanggapi kritik makin tingginya beban ekonomi rakyat, Anwar Ibrahim pekan ini mengumumkan sejumlah langkah bantuan.

Antara lain janji menurunkan harga bahan bakar, pemberian uang tunai langsung, dan peningkatan dukungan bagi rumah tangga miskin.

Tapi, langkah-langkah itu belum cukup meredam kekecewaan warga, terutama generasi muda. 

Menurut warga, karena tingginya beban pajak kepada produsen, maka otomatis harga-harga naik.

Ujung-ujungnya konsumen atau warga yang akan merasakan dampak langsung kenaikan harga itu. 

Anwar Ibrahim juga diduga melakukan intervensi terhadap sistem peradilan. 

Dugaan warga itu mengemuka setelah jaksa membatalkan sejumlah dakwaan korupsi terhadap tokoh-tokoh yang dekat dengan pemerintah. 

Demo ini juga dihadiri mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. 

Dalam orasinya, Mahathir Mohamad menilai Anwar Ibrahim menyalahgunakan kekuasaan untuk melemahkan lawan-lawan politiknya. 

“Mereka yang tidak bersalah akan didakwa, mereka yang bersalah akan dibebaskan,” kata Mahathir Mohamad yang disambut aplaus pengunjuk rasa. (*)


Baca juga