Kerukunan Keluarga Besar Karaeng Lembang (KKBKL) aktif mengikuti event budaya tingkat daerah dan nasional.

LITERASI-ONLINE.COM, BULUKUMBA - Kerukunan Keluarga Besar Karaeng Lembang (KKBKL) terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu entitas adat dan budaya Sulawesi Selatan yang aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan di tingkat daerah maupun nasional. 

Resmi berdiri berdasarkan akta notaris tertanggal 23 Oktober 2023 dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM RI pada 17 Juni 2024, organisasi ini dikukuhkan secara resmi oleh Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf, pada 7 September 2024.

Ketua Umum KKBKL, Dr. Abdul Haris Sambu Daeng Matasa, M.Si., mengatakan sejak pengukuhan tersebut, KKBKL aktif menghadiri berbagai kegiatan kerajaan. 

Salah satunya adalah pelantikan Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) yang digelar pada Oktober 2024 di Istana Jongaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tak lama berselang, KKBKL juga turut ambil bagian dalam Festival Budaya Kerajaan Nusantara yang digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 13–15 Desember 2024. 

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan pelestarian nilai-nilai budaya antar kerajaan di seluruh Nusantara.

Partisipasi KKBKL juga tercatat dalam Kirab Budaya Pekan Budaya Sulawesi Selatan "Gau Maraja Leang-Leang" yang berlangsung di Maros pada Juli 2025. 

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Maros ke-66. 

Dalam kegiatan kirab yang menempuh jarak sekitar 2 kilometer dari Rumah Jabatan Bupati hingga Kantor Bupati Maros tersebut, rombongan KKBKL tampil mewakili Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

Setibanya di garis akhir, Ketua Umum KKBKL, Dr. Abdul Haris Sambu Daeng Matasa, M.Si., melapor kepada panitia dan berkesempatan berfoto bersama Bupati Maros dan jajaran panitia penyelenggara.

Kirab budaya tersebut diikuti oleh lebih dari 60 kerajaan se-Sulawesi Selatan dan menjadi sorotan publik karena dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Fadli Zon, pada 3 Juli 2025. 

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Maros serta Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.

Melalui berbagai keterlibatannya, KKBKL tidak hanya menunjukkan komitmen menjaga warisan budaya Karaeng Lembang, tetapi juga memperkuat peran budaya lokal dalam memperkaya khazanah kebudayaan nasional. (*)


Baca juga