Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Stella Christie PhD, menjadi pembicara di Unismuh Makassar.

“Menulis itu seperti menyusun daftar belanja di pasar, membeli beras, telur, wortel, tomat, buah-buahan semua harus runut dan logis. Jangan tunggu sempurna. Mulai saja dulu,” pesannya.

Kegiatan yang berlangsung hingga 25 Juli ini disambut antusias para peserta, khususnya dari perguruan tinggi luar Pulau Jawa. 

Prof. Stella mengaku terkesan dengan kehangatan sambutan yang diterimanya.

 “Saya tidak menyangka sambutannya sehangat ini dan peserta yang hadir sebanyak ini. Terima kasih atas penerimaan yang sangat ramah,” ungkapnya.

Selain penyampaian materi, workshop juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif seputar teknik penulisan ilmiah dan strategi publikasi di jurnal bereputasi.

Sementara itu, Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Unismuh sebagai tuan rumah. 

Ia menyebut kegiatan ini sebagai kehormatan sekaligus momentum strategis untuk mendorong mutu akademik kampus.

Rakhim juga memaparkan perkembangan institusional Unismuh. 

Hingga 2024, Unismuh membina 57 program studi, termasuk delapan program pascasarjana. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 persen telah meraih akreditasi Unggul.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dan manajemen institusi yang serius dan terintegrasi. Seluruh lembaga kami juga telah tersertifikasi ISO,” jelasnya.

Ia juga menyebut prestasi lainnya, bahwa Unismuh Makassar telah masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rank 2025. 

"Dalam pemeringkatan itu Unismuh Makassar disebut sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di luar Jawa," tegas Rakhim disambut tepuk tangan ribuan peserta yang hadir.

Menutup sambutannya, Rakhim memperkenalkan tagline Unismuh, I-GIFT (Integrated, Green, Islamic, Futuristic), sebagai representasi visi Unismuh menuju perguruan tinggi berdaya saing global. (*)


Baca juga