Beberapa mobil terendam di aliran sungai karena terseret banjir bandang yang menerjang wilayah Texas, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (4/7/2025) dini hari waktu setempat. (Foto: AFP)
Sedikitnya 27 remaja putri dan staf di area perkemahan musim panas itu dinyatakan tewas. Selain itu, sejumlah peserta perkemahan dan pendamping belum ditemukan.Saat ini, pencarian warga yang dinyatakan hilang masih terus berlangsung.Meski banjir sudah surut, pencarian terkendala lumpur, pohon yang tumbang, dan benda-benda yang berserakan karena terbawa air. Upaya pencarian dan evakuasi menggunakan helikopter, drone, dan anjing pelacak. Tim SAR juga terus waspada ancaman banjir susulan, karena Texas diperkirakan akan diguyur hujan pekan ini. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan mengunjungi Texas pada Jumat (11/7/2025) bersama Ibu Negara Melania Trump. Meski banyak korban tewas dan 160 orang hilang, Trump justru memuji kinerja gubernur Texas. Namun, muncul banyak kritik mengenai efektivitas sistem peringatan dini datangnya ancaman bencana. Kritik ini dikaitkan dengan kebijakan pemotongan anggaran pemerintah yang diduga melemahkan kesiapan menghadapi bencana.Presiden Donald Trump memang menerapkan efisiensi anggaran untuk berbagai sektor. (*)
Baca juga