Donald Trump dan Elon Musk

LITERASI-ONLINE.COM - Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan orang terkaya di dunia, Elon Musk semakin panas.

Terbaru, Donald Trump mengancam akan mendeportasi Elon Musk dari Amerika Serikat.

Perseteruan keduanya dipicu perbedaan pandangan mengenai rancangan undang-undang (RUU) pajak dan anggaran negara yang diinisiasi oleh Trump. 

Elon Musk, miliarder kelahiran Afrika Selatan, mengkritik RUU pajak dan anggaran negara itu.

CEO Tesla ini menyebut, jika disahkan, UU pajak dan anggaran negara itu akan membebani perekonomian AS dan memangkas lapangan pekerjaan.

Padahal, sebelum dan setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) AS, Trump dan Elon Musk punya hubungan yang baik.

Bahkan Elon Musk sempat masuk dalam "kabinet" Donald Trump di Gedung Putih. 

Mengenai kritik terbaru yang dilancarkan Elon Musk, Trump menanggapi santai. 

Ketika ditanya oleh wartawan kemungkinan mendeportasi Elon Musk, Trump menegaskan, akan mempertimbangkannya. 

Dalam perseteruan terbaru, Trump juga menyinggung Departemen Efisiensi atau DOGE yang sempat dipimpin Elon Musk

"Kita mungkin harus memberikan DOGE pada Elon. Anda tahu apa itu DOGE? DOGE adalah monster yang mungkin harus kembali dan memakan Elon," kata Trump, seperti dilansir AFP, Selasa (1/7/2025). 


Baca juga