Di bidang ekonomi, FEB Unismuh juga akan terlibat dalam pengembangan program ketahanan keluarga, pelatihan kewirausahaan, serta penelitian dampak ekonomi dan sosial di daerah 3T.“FEB akan berperan aktif dalam pendampingan ekonomi keluarga, riset pengembangan UMKM, serta pelatihan literasi keuangan dan digitalisasi bisnis. Kami ingin memastikan bahwa sinergi ini tidak hanya berdampak di level institusi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Dr. Edi Jusriadi.
Monitoring dan Target TerukurFEB Unismuh bersama PWA Sulsel, IASS, dan PPPUM membentuk tim monitoring untuk memastikan target tercapai, seperti peningkatan partisipasi santri dari daerah 3T, penurunan angka stunting, serta penguatan audit amal usaha.
Baca: Jutaan Warga AS Demo Presiden Donald Trump, Unjuk Rasa di 2.100 Lokasi“Kami akan mengukur dampak kerja sama ini secara berkala, dengan indikator yang jelas dan terukur, sehingga setiap program dapat dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Dr. Edi Jusriadi.Kerja sama strategis ini diharapkan dapat memperkuat peran FEB Unismuh sebagai pusat pengembangan ekonomi dan bisnis berbasis nilai-nilai Islam, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat Sulawesi Selatan. (*)